Cara Melukat di Pura Tirta Empul Tampaksiring Gianyar

TATA CARA MELUKAT DI PENGELEBURAN TIRTA EMPUL TEMPLE

Informasi ini semuanya diperoleh dari media sosial instagram dengan akun daerah tampaksiring dan disempurnakan dengan pengalaman serta referensi dari berbagai kalangan.
Cara Melukat di Pura Tirta Empul Tampaksiring Gianyar

Berikut adalah Tahapan-tahapan dalam melukat di Tirta Empul yang merupakan saduran dari I Nyoman Sarna, SE :

I. Tahap Pertama

1. Persiapkan pakaian yang sesuai untuk melukat, biasanya busana adat madya (kamben dan senteng)

2. Haturkan pakeling/pejati ditempat yang telah disediakan dan canang sari disetiap pancuran yang akan dimohon berkahnya. Duduk sejenak, sampaikan permohonon dan tujuan melukat.

(Apalagi bagi pemedek/pengunjung yang baru pertama kali melukat ke Pura Tampak Siring Tirta Empul)

3. Untuk tahap pertama-tama, lakukan pengelukatan pada Tirtha Gering selama tiga kali berturut-turut pada hari yang berbeda (Biasanya rahina purnama).

4. Pada setiap pancoran dilakukan dengan cara cuci muka tiga kali, berkumur tiga kali, minum sekali selanjutnya melukat selama tiga kali hitungan umur dengan cakupkan tangan didada sambil memanjatkan doa. Akhiri dengan puji syukur (matur suksma).

Dalam Reg Veda X. 17.10 dijelaskan sebuah mantram yang digunakan sebelum melakukan Pamlukatan/Panglukatan yaitu: 

Apo asman matarah Sundhayantu, 
Ghrtena no Ghrtapvah punantu, 
Visvam hi ripram pravahanti devir, 
Ud id abhyah sucir a puta emi. 

Artinya, 

Semoga air suci yang merupakan berkah dari alam semesta ini, menyucikan diri serta pikiran kami, agar kami bercahaya dan gemerlap. Semoga air suci ini melenyapkan segala kekotoran. Kami akan bangkit dari kegelapan (kotor) dan memperoleh kesucian.

Apakah Kalian Sudah Mengetahui:

*  Kenapa Agama Hindu Sembahyang Memakai Bunga & Dupa (Kemenyan)?
Apabila tidak hafal, bisa gunakan Gayatri mantram, seperti berikut;

Om..., Om..., Om...
Om Bhur Bhuvah Swaha,
Om Tat Savitur Varenyam
Bhargo Devasya Dhimahi,
Dhiyo Yo Nah Pracho Dayateh.
Cara Melukat di Pura Tirta Empul Tampaksiring Gianyar1

II. Tahap Kedua

Bila putaran pada tahap pertama sudah selesai, maka barulah dilakukan putaran tahap kedua dengan langkah-langkah sama seperti diatas dan diawali dari:

1. Pemlukatan di Tirtha Gering, Tirtha Leteh, Tirtha Penyakit Berat, Tirtha Pelebur Kutukan, Tirtha Pelebur Cor, Tirtha Sudamala, Tirtha Merta, berikutnya sesuaikan dengan pemlukatan dengan kebutuhan para pemedek;

2. Tirtha Penyakit Kulit, Tirtha Ketenangan Jiwa, Tirtha Rematik, Tirtha Gigi, Tirtha Sakit Tulang, Tirtha Asmara, Tirtha Ketenangan Emosi, Tirtha Penyakit Pernafasan, Tirtha Rambut.

II. Tahap Ketiga

Matur Suksma pada Beliau yang ber-Sthana di Pura Luhur Tirtha Empul, atas segala berkah dan kesembuhan yang telah diberikan.


Berikut ini ada beberapa testimony salah satu pemedek (pengunjung) dari luar negeri (Amerika) setelah melakukan pemlukatan;

Tirta Empul Temple is a place of “rebirth”. It is believed that the best time to visit and have a holy ritual is on the day of your birthday.

I was there on the week of my Birthday. Still counts, right?! 🤣 Also, it is advised to call the place, talk to one of the Mangku there, so that they can prepare Pejati (big offerings to the Gods). But you can still go there without calling as there are a lot of canang (small offering) sellers.

Testimony: The Purification Ritual in Tirta Empul Temple

Apabila terdapat kekurangan materi, informasi serta panduan Cara Melukat di Pura Tirta Empul dalam konten ini hendaknya kami team Redsobek mengharapkan saran kritik yang membangun agar para umat bisa melaksanakan kewajiban dalam kehidupan yang lebih baik.

Sumber: Info tampaksiring

0 Response to "Cara Melukat di Pura Tirta Empul Tampaksiring Gianyar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel