Kiamat Dalam Weda Agama Hindu

Kiamat dalam ajaran agama hindu dari kitab suci Weda dijelaskan jika hancurnya alam semesta ini yang sering disebut MAHA PRALAYA artinya kehancuran yang sangat besar.

Yang mana alam semesta ini apabila dalam keadaan Maha Pralaya, ketika dunia ini tersedot atau mengalami kontraksi bersatu dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan. 

Seperti seluruh jagad raya tersedot ke dalam lubang hitam.

Pralaya Hindu Weda

Dalam proses kiamat besar tersebut, Tuhan tidak lagi berwujud sekala, seperti kehancuran melalui  bencana alam: tsunami, gempa bumi dan sebagainya. 

Tetapi Tuhan memusnahkan alam semesta dalam wujud niskala, dalam arti dunia beserta isinya akan hilang begitu saja. 

Ketika kiamat terjadi, saat itu Bhatara Brahma sebagai Sang Pencipta akan mengakhiri semua kerja atau karma-Nya. Dan, beliau memasuki dunia yang disebut Brahma Natha (malam hari Brahma).

Karena kehidupan di dunia ini sekarang merupakan dari siangnya Brahma atau Brahma Diwa.

Satu hari Brahma disebut dengan Kalpa. Namun proses kiamat ini tidaklah secepat yang dibayangkan. 

Sebab siang hari Brahma melewati 14 yuga atau siklus. Jadi untuk mencapai Maha Pralaya itu kita harus melewati 14 kali kertayuga, 14 kali tretayuga, 14 kali dwaparayuga, dan 14 kali kaliyuga.

Lalau ke mana manusia saat alam ini Maha Pralaya? 

Dalam pandangan Hindu, khususnya paham Siwa Sidhanta dikatakan bahwa kita tidak perlu khawatir kalau dunia ini kiamat. 

Sebab, ketika Maha Pralaya terjadi, tidak ada lagi surga dan neraka. Semua mahluk hidup dan semua ciptaan Tuhan itu akan kembali kepada Tuhan itu sendiri.

Dengan kata lain, manusia, Iblis, Sura, para dewa semuanya akan bersatu kembali dengan Tuhan atau dengan kata lainnya "MOKSA".

Oleh karena itu, dalam pandangan Hindu, tidak ada istilah kalau setelah kiamat, yang jahat akan mendekam di neraka abadi atau yang baik akan mendapat tempat di surga abadi. 

Sebab, alam material dan rohani akan kembali kepada asalnya.  

Perlu ditegaskan bahwa kiamat itu memang ada, dan saat ini sedang menuju ke proses itu. Saat ini dunia baru di swata manu atau yang ketujuh. 

Jadi kita masih memiliki waktu tujuh yuga lagi sebelum dunia ini Maha Pralaya.

Jadi jangan merasa takut akan Kiamat dan selalu berserah diri kepada Tuhan, selalu berbuat baik kepada semua mahluk dan jadilah manusia yang berkualitas dalam sikap, sifat dan pikiran.

Source: IDA PANDITA MPU JAYA ACHARYA NANDA

2 Responses to "Kiamat Dalam Weda Agama Hindu"

  1. Mantap hu. nambah wawasan! :)

    ReplyDelete
  2. Artikel yg sangat bagus Admin, saya yakin Dalam tiap-tiap agama meyakini jikalau kiamat itu ada dan pasti akan terjadi, untuk itu alangkah baiknya kita berlomba untuk menanam kebaikan sebanyak mungkin selagi kita masih bisa..

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel