LEAK BALI ADALAH

LEAK BALI ADALAH WUJUD DARI RAGA MANUSIA MENYERUPAI MAHLUK YANG MENYERAMKAN SESUAI DENGAN KEINGINAN SANG PENEKUN ILMU LEAK TERSEBUT.

Leak memiliki beberapa tingkatan ilmu menurut ketekunan sang pelaku yang ingin belajar ilmu kebhatinan atau ilmu leak ini diwariskan dari leluhurnya.

Ilmu leak ini dibagi menjadi dua jenis yakni:

Ilmu leak aliran hitam dan ilmu leak putih, artinya leak hitam sudah tentu akan sering menjahili para manusia dan sebaliknya ilmu leak putih biasanya disebut leak sari tugasnya akan mengobati atau melindungi orang-orang yang terserang ilmu leak hitam.

LEAK BALI

APAKAH ITU ILMU LEAK ITU?

Kata leak memang sudah sangat umum dikalangan masyarakat Bali dan apabila mendengarnya saja kata-kata leak atau orang-orang menyebut kata "leak" artinya hari tersebut sudah angker atau membuat bulu kuduk berdiri (merinding).

Leak di Bali indentik dengan malam atau kekuatan malam atau kekuatan hitam (aliran ilmu hitam), tetapi hanya sedikit yang mengetahui ilmu leak itu juga ada yang beraliran baik atau leak baik hati.

Ironisnya, biasanya pada masyarakat pedesaan khususnya, seseorang yang penekun ilmu leak tentunya orang tersebut di cap sudah tua, umur panjang, umur tua tetapi stamina prima dan sebagainya.

Bahkan, saat seseorang memiliki seorang bayi biasanya akan menangis tiap malam entah haus atau kedinginan, saat itulah cap dari seoarang leak akan tercoreng karena dituduh / dianggap mengganggu ketenangan bhatin si Bayi.

Contohnya lagi satu, saat ada acara pawiwahan atau pernikahan Hindu, akan ada banyak cara untuk menangkal atau antisipasi serangan niskala dari ilmu-ilmu jahat tersebut.

Sebenarnya ilmu leak tersebut merupakan ilmu kerohanian dan bhatin, tujuannya jelas sekali untuk mendapat pencerahan lewat aksara suci.

Pada aksara Bali tidak disebutkan jika terdapat kata LEAK, melainkan hanya ada kata LIAK.

LIAK memiliki dua suku kata yakni: LIAY dan AK yang punya makna jika di gabung menjadi LINA artinya memasukkan dan mengeluarkan kekuatan ke dalam tubuh melalui tata cara tertentu.

Rahina Kajeng Kliwon Hindu Bali

APA ITU PENESTIAN/DESTI, PENGIWA, DAN LEAK?

Leak memang menjadi kambing hitam bagi sebagian orang karena dianggap penyebar biang penyakit secara niskala.

Sebenarnya tidak semuanya benar, karena ilmu leak itu sangatlah luas dan kompleks, ada yang jahat, ada yang baik, ada yang iseng dan bahkan apabila tidak kuat mempelajarinya bisa menjadi gila sebelum berhasil menguasai ilmu leak ini.

Ada beberapa ajaran atau aliran khusus "Penestian" atau tukang penebar desti dalam ilmu leak yang bertujuan jahat seperti membuat orang sakit, dendam kepada orang lalu dengan kekuatan batin (niskala) di celakai atau istilahnya "Pengerancab".

Adapun caranya adalah dengan memancing kesalahan orang lain sehingga emosi, setelah emosi barulah dia bereaksi, jadi emosi dijadikan pukulan balik bagi penestian. 

Lalu ajaran desti ini nantinya memakai ajian-ajian atau jurus-jurus niskala tertentu sesuai dengan tingkatannya, seperti nama destinya:

Ajian sirep, ajian penangkeb, ajian gni salembang, ajian dungkul, ajian teluh teranjana dan lainnya. 

Nah aliran-aliran inilah yang disebut "Pengiwa" atau bisa di istilahkan aliran tangan kiri / kiwa. Disebut dengan aliran tangan kiri atau kiwa karena setiap memasukan kekuatan ilmunya/ajian selalu memakai tangan kiwa (kiri).

Dan sebaliknya ada juga ilmu leak dari tangan kanan atau disebut leak sari atau Penengen (tangan kanan).

Aliran ilmu Pengiwa ini banyak memakai aksara atau simbol rerajahan atau rajah-rajah ( tulisan mistik) dan pintar membuat orang sakit dari jarak jauh, serta dijamin tidak bisa dirontgen dan di lab apabila dibawa ke medis (rumah sakit), dan yang paling canggih adalah cetik ( racun mistik ).

Leak memang sangat erat dengan tradisi pementasan cerita calonarang di Bali.

CERITA NYATA SANG BAYI

Satu hal lagi yang membuat terheran-heran di masyarakat Bali cerita tentang seorang bayi,


Bayi LEAK
"Ada seorang bayi yang sakit, usianya masih kecil kira-kira 6bulan-1tahun, selalu menangis tiap malam sampai tiga minggu lamanya.

Diajak kedokter oleh sang ayah karena kawatir tiap malam selalu menangis, tetapi tidak juga sembuh-sembuh.

Lalu konsultasi di berbagai dokter spesialis seperti dokter THT, tidak juga sembuh, lalu lagi kontrol ke dokter spesialis anak belum juga mau sembuh selalu menangis tiap malam, apalagi saat rahina seperti kajeng kliwon otomatis bergadang sampai pagi.

Dikasi obat tidur karena masih kecil dengan dosis kecil dan resep dari dokter tentunya, tidak juga mau tidur-tidur dan tidak mempan.

Akhirnya menyerah di medis, dan mencoba ke balian atau dukun Bali, dibilang di dapetin sama manusia sakti. Dan akhirnya disentuh oleh balian tersebut lalu diberikan minyak. Alhasil langsung sembuh tidak pernah menangis lagi"

Begitulah kepercayaan bagi umat Hindu di Bali tentang ajaran LEAK BALI dan menjadi taksu bagi umat hindu. Secara umum masyarakat asli Bali sangat mempercayainya dan hanya sebagian kecil saja yang tidak percaya karena berbeda kepercayaan agama yang di anut.

2 Responses to "LEAK BALI ADALAH"

  1. artikel yang menarik untuk dibaca dan dipahami, banyak point point yang bisa di ambil dari artikel ini ,,
    sukses terus gan, semoga gak patah perjuangan nge blog mu di pertengahan jalan
    by admin : ardelra.com

    ReplyDelete
  2. Artikel yang sangat menarik gan

    Ref (orangkampungindonesia.com)

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel