Cara Menundukan Suami Agar Jadi Penurut

Mangantisipasi maraknya para pria hidung belang dengan banyak sebutan nama yang terpampang bagi pria-pria yang sudah memiliki pasangan hidup atau istri seperti buaya darat, pria playboy, penjahat kelamin dan lain sebagainya.


Penunduk Suami

Kami mencoba memberikan tips ampuh agar para istri atau pacar bisa juga menggunakan trik kami agar pasangan pria anda tunduk dan tidak berani melawan.

Bukan berarti suami-suami takut istri, tetapi istri akan lebih dihargai sebagai seorang wanita (pasangan hidupnya), suami akan lebih setia tidak melihat atau melirik wanita lain.

Karena apabila sang suami yang dengan perwatakan kasar, keras juga kaku dengan egonya bisa berakibat adanya kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Tips dari wanita Bali jaman dahulu kala yakni memakai cara halus dan niskala agar para suami tunduk tidak main serong yaitu dengan "Ajian Penangkep".

Ajian Penangkep ini merupakan prasarana niskala yang ampuh untuk mengendalikan atau menguasai seorang suami atau mengendalikan orang lain agar menurut kepada kita (yang menggunakan sarana).

Seorang suami atau orang lain yang sudah terkena ajian Penangkep ini akan seperti seekor sapi yang sudah ditusuk hidungnya dengan tali, akan selalu menurut dan apapun/kemanapun disuruh pastinya tidak bisa menolak.

Ajian sakti Penangkeb ini kebanyakan dipraktekan oleh seorang istri atau wanita agar suaminya menjadi penurut juga tunduk kepadanya.

Bukti cinta seorang wanita begitu besar kepada seorang pria sebagai pasangan hidupnya, karena tidak ingin sakit hati atau ditinggal pergi dengan wanita lain.

Untuk merealisasikan atau mempraktekannya, seorang istri atau wanita akan meminta bantuan kepada balian atau dukun Bali dan membeli prasarana Ajian Penangkep ini, tentunya dengan harga nominal yang cukup tinggi.

Ajian atau ilmu penangkeb ini merupakan ajian ilmu hitam atau sesat karena bisa berdampak kurang baik untuk yang menekuninya, disebabkan ketidakpuasan sang penekun ilmu ini untuk menjahili dan terus menjahili orang lain, tentu dengan ajian ilmu lainnya.

Diibaratkan sang penekun Ajian Penangkeb ini akan terus ketagihan menjahili orang lain dengan motif tujuan berbeda, nah hal ini yang membuat para penekun ajian ini terjatuh ke alam hitam sehingga menjadi sesat.


Ajian Penangkeb


Dampak Positif Ajian Penangkeb

Khusus wanita yang sering teraniaya dan sering tertekan karena sifat sikap pasangannya bisa berakibat terbalik, pasangan akan berbuat lembut, penurut dan penyayang.


Dampak Negatif (Buruk)

Ajian Penangkeb ini bisa merusak tatanan karma dalam hidup yang sudah ditakdirkan Tuhan sehingga rasa syukur akan berkurang kepada Tuhan.

Ada rasa senang, sehingga akan terus dilakukan menjadi-jadi dan sulit untuk dihilangkan, akibatnya ketagihan berdampak ke ajian atau ilmu sesat lainnya seperti menyakiti atau membuat orang lain menderita.


Kesimpulan Ajian Penangkeb

Bagi yang ingin menerapkan Ajian Penangkeb ini hendaknya butuh pertimbangan yang sangat matang dalam menggunakannnya, selain berakibat buruk untuk orang yang terkena Ajian Penangkeb, juga sasaran yang sudah terkena akan terlihat linglung seperti orang bego (bodoh), juga berdampak kedepannya tidak akan menuruti orang lain selain yang mengenainya (yang menyantetnya).

Tips Terbaik Untuk Pasangan Anda:

1. Selalu memberikan pelayanan yang baik untuk suami bagi para istri,

2. Tidak menduakan atau menghianati hubungan bagi pasangan anda,

3. Selalu punya komitmen, prinsip hidup saling setia dan percaya,

4. Bersikap saling dewasa, selalu bersyukur kepada Tuhan dan

5. Komunikasi setiap saat antar hubungan anda dan keluarga besar.

0 Response to "Cara Menundukan Suami Agar Jadi Penurut"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel