Teori Himpunan dan Sistem Bilangan


Teori Himpunan dan Sistem Bilangan

Teori himpunan merupaka teori yang paling dasar bagi cabang ilmu matematika. Oleh karena itu dalam analisa matematika teori himpunan sering digunakan, seperti himpunan data observasi di lapangan serta himpunan penyelesaian dari suatu model. Untuk membentuk suatu model ekonomi dan bisnis diperlukan data observasi di lapangan.

Definisi Himpunan

Himpunan merupakan sekumpulan obyek, yang diberikan batasan serta dirumuskan secara tegas dan dapat dibedakan satu dengan yang lainnya. Tiap obyek, benda tau simbol yang secara kolektif membentuk suatu himpunan disebut elemen/unsur atau anggota dari himpunan tersebut.

Penulisan Suatu Himpunan

Himpunan ditulis atau dinyatakan dengan notasi { } dan anggota-anggotanya ditulis di dalam kurung kurawal tersebut. Nama suatu himpunan ditulis dengan hurup kapital.

Ada dua (2) cara untuk menuliskan suatu himpunan: 


Pertama: Cara tabulasi (Roster Mathod) 

Cara tabulasi merupakan suatu cara dengan mencantumkan seluruh obyekyang menjadi anggota suatu himpunan.


Kedua: Cara pencirian (Rule Method)

Cara pencirian merupakan suatu cara dengan menyebutkan karakteristik tertentu dari obyek yang menjadi anggota himpunan tersebut.

    Contoh  1-1

    (a) A adalah himpunan semua jurusan di FEB Unud
         Himpunan di ats dapat di nyatakan sebagai berikut:

         Petama:
         A = { EP, Manajemen, Akuntansi}

        Kedua:
        A = { x | x jurusan di FEB Unud} 


    (b) B adalah himpunan warna lalu lintas
          Himpunan B tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut:

          Pertama:
          B = (Merah, Kuning, Hijau)

          Kedua: 
          B = { x | x Warna lampu lalu lintas)


    (c) C adalah himpunan nama hari dengan hurup depan S
         Himpunan C tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut:

         Pertama:
         C = (Senin, Selasa, Sabtu)

         Kedua:
         C = { x | x nama hari dengan huruf depan S}


    Suatu elemen yang merupakan anggota atau elemen dari sutau himpunan dinyatakan dengan notasi ε (epsilon). Sedangkan untuk menyatakan bukan aggota dari suatu himpunan dinyatakan dengan notasi ∉. 

    Contoh 1-2

    (a) A = { x | x komoditi non - migas}
         maka, 
        1. Kopi ∈ A
        2. Ikan Tuna ∈ A
        3. Panili ∈ A
        4. Solar  ∉ A

    (b) B = {a, b, c, d}
          maka,
         1. a ∈ B
         2. b ∈ B
         3. c ∈ B
         4. f ∉ B

    Demikian Teori Himpunan dan Sistem Bilangan yang sedikit tidaknya mungkin bisa bermanfaat untuk para mahasiswa sebagai bahan referensi mencari literatur Definisi, Contoh juga bentuk-bentuk himpunan.

    0 Response to "Teori Himpunan dan Sistem Bilangan"

    Post a Comment

    Iklan Atas Artikel

    OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
    OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

    Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

    OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel