Penggunaan Basis Data SDM dan Kegunaan Dalam Basis Data

Penggunaan Basis Data SDM
    Penggunaan Basis Data SDM
  • Banyak karyawan yang dibutuhkan untuk posisi-posisi masa depan untuk di suatu perusahaan mungkin sudah bekerja di perusahaan itu sendiri. Jika perusahaan tersebut kecil, manajemn mungkin akan mengenali seluruh karyawan dengan cukup baik guna untuk mencocokkan keterampilan dan aspirasi mereka dengan kebutuhan-kebutuhan perusahaan
  • Namun seiring dengan bertumbuhnya perusahaan, proses pencocokan menjadi semakin sulit. Basis data dihunakan oleh organisasi-organisasi yang menganggap serius permasalahan sumber daya manusia dalam mencocokkan orang-orang dengan posisi-posisi tertentu.
  • Kemajuan teknologi telah menciptakan cara-cara mengelola dan menganalisis informasi. Basis data saat ini mencakup informasi mengenai seluruh karyawan manajerial dan non-manajerial.
  • Sebelum dirasa perlu mencari sumber eksternal, perusahaan dapat menggunakan basis data tersebut untuk meneliti dalam perusahaan itu sendiri guna melihat keberadaan para karyawan dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
  • Tren yang meningkat adalah perusahaan secara otomatis memberitahukan adanya posisi-posisi baru kepada para karyawan yang memenuhi syarat.

Kegunaan Dalam Basis Data
  • Riwayat dan pengalaman kerja
  • Keterampilan dan pengetahuan khusus
  • Lisensi atau sertfikat yang dimiliki
  • Pelatihan yang telah diselesaikan dalam organisasi
  • Latar belakang pendidikan
  • Hasil penilaian kinerja terdahulu
  • Penilaian atas kekuatan dan kelemahan
  • Kebutuhan pengembangan
  • Potensi promosi saat ini, dan dengan pengembangan lebih lanjut
  • Kinerja jabatan saat ini
  • Bidang spesialisasi
  • Preferensi jabatan
  • Preferensi geografis
  • Sasaran dan aspirasi karir
  • Perkiraan tanggal pensiun
  • Riwayat pribadi, termasuk penilaian psikologis

Alternatif Tindakan Jika Diramalkan Defisit (Keekurangan) Karyawan 
  • Rekrutmen Kreatif: Pendekatan-pendekatan baru untuk merekrut. Organisasi mungkin harus merekrut di wilayah-wilayah geografis yang berbeda dibandingkan pada masa lalu, menggali metode-metode baru, dan mencari tipe-tipe kandidat yang berbeda.
  • Insentif Kompensasi: Karena persaingan yang ketat dalam mendapatkan karyawan pada situasi permintaan tinggi, perusahaan harus mengandalkan insentif kompensasi.
  • Program Pelatihan: Program-program pelatihan khusus diperlukan untuk mempersiapkan orang-orang yang sebelumnya belum mampu bekerja agar dapat mengisi posisi-posisi dalam perusahaan.
  • Standar Seleksi yang Berbeda: Memperendah standar- standar kekaryawanan agar cukup banyak orang tersedia untuk mengisi jabatan-jabatan.


Alternatif Tindakan Jika Diramalkan Surplus Kelebihan Karyawan 
  • Penarikan Terbatas: Mengurangi angkatan kerja dengan tidak mengganti para karyawan yang keluar.
  • Pengurangan Jam Kerja: Perusahaan juga bisa menanggapi berkurangnya kebutuhan beban kerja dengan mengurangi jumlah total waktu kerja.

  • Pensiun Dini: Mendorong karyawan untuk pensiun lebih awal dengan total paket uang pensiun yang cukup menarik.
  • Perampingan (downsizing): juga dikenal sebagai restrukturisasi dan rightsizing, pada dasarnya adalah kebalikan dari pertumbuhan perusahaan dan menyarankan perubahan sekali waktu dalam organisasi dan jumlah karyawan yang dipekerjakan. Biasanya, baik struktur organisasi maupun jumlah karyawan dalam organisasi tersebut menyusut.


Tujuan Pembahasan
  • Menilai kesesuaian antara arah strategi perusahaan dengan perencanaan sumber daya manusia.
  • Mengevaluasi keefektifan program perencanaan sumber daya manusia.

Demikian Penggunaan Basis Data SDM dan Kegunaan Dalam Basis Data yang bisa kami jabarkan diatas, kiranya apabila kurang referensi dan penjabarannya hendaknya mencari pada artikel-artikel lain yang lebih detail. Terima Kasih banyak.

0 Response to "Penggunaan Basis Data SDM dan Kegunaan Dalam Basis Data"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel