Kakek Buyut Perkosa Cicitnya Berumur 5 Tahun

Satuan Reskrim Polres Buleleng masih melakukan pendalaman kasus dugaan pencabulan di salah satu desa di Kecamatan Seririt yang dilakukan seorang eyang buyut berinisial IGB SP (60) terhadap buyut atau cicit angkatnya EM (5).

Kakek Buyut Perkosa Cicitnya Berumur 5Tahun

Unit PPA Polres Buleleng telah mendengarkan keterangan terlapor, namun untuk sementara pelaku tidak ditahan.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto, Senin (29/6) di Mapolres Buleleng menyebutkan, terlapor untuk sementara masih dijadikan saksi lantaran kasus dugaan pencabulan masih dalam pendalaman dan kondisi korban masih trauma.
“Kendala kita, korban belum bisa kita diambil keterangan karena masih dibawah umur. Penyidik bilang setiap ditanya masih menangis. Sementara baru dua saksi, proses ini terus berjalan,” tegasnya.
Kasus dugaan pencabulan terhadap bocah itu diketahui dua minggu lalu dan langsung dilaporkan orang tua korban yang merupakan cucu angkat pelaku ke Mapolres Buleleng.
“Yang jelas ini masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk si terlapor juga sudah dilakukan pemeriksaan. 

Kita ambil keterangan sebagai saksi. Kita akan sinkronkan dahulu dengan keterangan korbannya, sementara ini masih asas praduga tak bersalah,” ujar Kasat Reskrim Vicky.
Dengan kejadian seperti inilah kita sebagai orangtua wajib mendisplinkan anak-anak kita agar lebih waspada dan lebih hati-hati dengan orang baru, dengan orang yang mencurigakan bahkan dengan keluarga dekat kita.

Walaupun sudah menjadi anggota keluarga, tetap waspada dengan tingkah laku tersebut, karena kejahatan dan keinginan nafsu sehat itu tidak akan terduga datang dan beraksi.

Belajar dari pencabulan seorang eyang buyut diatas, hendaknya diberikan payung hukum kepada korban dan memberikan efek jera kepada pelaku seperti disiplin wajib lapor, efek hukuman dari desa adat setempat atau pengusiran dari daerah tersebut.

Foto Hanya ilustrasi

0 Response to "Kakek Buyut Perkosa Cicitnya Berumur 5 Tahun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

OM Swastyastu, OM Awighnamastu Namo Siddham, OM Siddirhastu Tad Astu Svaha, 
OM Hrang Hring Sah Parama Sivaditya Ya Namah.

Kami Sebagai Publisher Online Menghaturkan Pangaksama Permohonan Maaf Ke Hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Ida Sanghyang Parama Kawi) Beserta Bhatara-Bhatari Leluhur Serta Junjungannya, Tatkala Kami Menceritakan Keberadaan Para Leluhur Yang Sudah Menempati Nirwana, Kiranya Kami Terlepas Dari Kutuk Neraka Apabila Kami Menyebarkan Informasi Dari Berbagai Sumber Yang Kurang Tepat Atau Adanya Kekeliruan. 

OM Tat Pramadat Ksama Svamam Ya Namah. OM Shanti, Shanti, Shanti OM.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel