Banten Sayut Kapu-kapu Untuk Mererebu

by -185 Views

Banten Sayut Kapu-kapu dipergunakan saat pelaksanaan pererebuan (mererebu) sehabis ngaben.

Mererebu adalah prosesi upacara Hindu setelah atau sehabis 12 hari upacara ngaben selesai. Waktu pererebuan atau mererebu tergantung situasi dan kondisi masing-masing keluarga, ada yang mengambil 3 hari atau 12 hari secara umum.

Setiap daerah tentunya memiliki filosofi dan perarem (aturan) yang berbeda tentang upacara dan upakara parerebuan ini.

Tujuannya sama yakni menetralisir dan membersihkan jiwa rohani agar terbebas dari hal negatif. dan bersih secara sekala niskala (bersih dari cuntaka kematian).

Sarana Banten Sayut Kapu-kapu untuk mererebu seperti berikut ini:

isi sebuah aledan sayut berisi kojong diatasnya 2 biji., isinya kojong yang kanan jaje uli putih yang kiri jaje uli barak.

Berisi sebuah tangkih dan dibagian bawah berisi kacang saur, sebuah raka² jangkep yang diiris / potong.

Berisi ajengan mebrarakan (karena sayut makane harus sambeh ajengannya), sebuh sampiyan sayut dan canang sari.

Banten Sayut Kapu-kapu Karangasem
Contoh: Banten Sayut Kapu-kapu Karangasem
sayut kapu-kapu

..

Cara Buat Banten Sayut Kapu-kapu Dalam Bentuk Video segera Menyusul…..

.

Sumber informasi prasarana banten parerebuan ini sesuai desa kala patra. lingkup daerah Karangasem yakni di lingkungan paya dan juuk manis Karangasem Bali.

Kiranya dengan informasi yang kami berikan diatas tidak secara menyeluruh anda pergunakan sebagai acuan. atau sumber terpercaya yang benar-benar sesuai dengan sastra ataupun weda. Kembali kepada kita sebagai Hindu Bali yang percaya dengan universal beragama dan fleksibel dalam keyakinan beragama Hindu.

.

Baca Juga Informasi dari:

# Tentang Ngaben Nanem/ngubur, Ngeroras dan Cuntaka

# Makna Tradisi Magebagan Karaangasem

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.