Karma Manusia (Hidup dan Mati)

by -87 Views

Redsobek – Karma adalah buah dari hasil perbuatan kita semasa hidup di dunia ini. Dunia fana yang penuh dengan cobaan hidup.

….

KARMA HIDUP

Kehidupan di dunia ini hendaknya kita syukuri dan selalu berbuat baik dengan berbagai godaan negatif menggerogoti naluri kita.

….
Tetapi kadang banyak sekali manusia merasa angkuh, merasa selalu benar dan egois dengan tingkah laku yang diperbuat, walaupun hal tersebut keliru.

….
Disini kita akan menyimak kurang lebih bagaimana kehidupan karma manusia secara Hindu di alam kematian setelah arwah kita meninggalkan jasad fisik ini dari dunia fana (dunia).

Karma Tiing Petung-Bagi Yang tidak Memiliki Keturunan
Karma Tiing Petung-Bagi Yang tidak Memiliki Keturunan
Kawah Gohmuka-Bagi Para Pendosa Yang Lahir Kedunia
Kawah Gohmuka-Bagi Para Pendosa Yang Lahir Kedunia
Titi Ugal-Agil-Bagi Manusia Yang Melakukan Zina
Titi Ugal-Agil-Bagi Manusia Yang Melakukan Zina
Pohon Curiga-Karma Untuk Manusia yang Berperasangka Buruk Terhadap Orang Lain
Pohon Curiga-Karma Untuk Manusia yang Berperasangka Buruk Terhadap Orang Lain

Banyak sekali manusia di dunia ini merasa cuek dengan agama, ajaran suci Tuhan yang harusnya dijalankan dengan mengutamakan 4 tujuan hidup manusia.

Cuek karena berbagai faktor seperti merasa baik-baik saja jika tidak sembahyang, setelah terkena musibah baru sadar dan menyesal, begitu seterusnya berkali-kali.

….

Seperti ilustrasi karma pada gambar diatas, begitulah kehidupan dan alam kematian ibarat mata uang bermuka dua. Sama-sama menakutkan dan mengerikan.

….
Kode alam dan rahasia itu sudah muncul dan nampak ketika sang bayi setiap kehidupan sudah punya tanda-tanda alamiah.

….
Tangisan meraung-raung nampak dia (sang bayi baru lahir) mulai membuka mata kehidupannya.
Tanda itu diyakini dan dipercaya sebagai awal sang bakal kehidupan akan mengalami penderitaan selama mereka mengarungi serta menjalani kehidupan alam baru.

…..
Inilah kehidupan yg mau tidak mau mereka harus terima dan jalani sendiri. Artinya semua manusia yang lahir kedunia ini sudah membawa bekal yang dinamakan dengan “DOSA“.

….
Baik mulai merangkak, berjalan sendiri, bicara, merasakan panas dingin terasa di badannya, mulai berinteraksi antar sesama, aktivitas, persaingan, sakit sendiri, bekerja, melangsungkan kehidupan berumah tangga, melahirkan keturunan dan seterusnya.

….

Kenapa baru lahir sudah membawa DOSA?, karena secara alamiah sang bayi sudah menyusahkan sang IBU sebagai manusia yang melahirkan sang bayi.

….

Mungkin dari beberapa literatur agama lain menyampaikan bayi yang lahir kedunia ini sangat suci dan tanpa dosa, ya karena agama lain belum tentu sepaham atau semengerti sumber dari ajaran kehidupan di dunia fana ini.

Semua itu adalah kepercayaan agama lain, tetapi kami disini berpatokan dengan ajaran suci WEDA yang sudah tentu sangat universal dan mengutamakan inti dari kehidupan manusia itu sendiri.

…..
Sedimikian perputaran alam kehidupan yg mutlak kita hadapi.
Ingat, Berbuat BAIK saja belum tentu hasilnya BAIK apalagi tidak berbuat BAIK.

…..
Ini akan menjadi beban dan bumerang di kehidupan sekarang dan akan datang.
Jadi bersiaplah kita TERIMA SEMUA HASIL PAHALA KARMA KITA yang kita mutlak pertanggungjawabkan di alam berikutnya (alam akhirat).

….

KEMATIAN
BAGI SETIAP MAKLUK HUDUP ADALAH HAL YG SANGAT DI TAKUTKAN….???

….
Memang benar demikian adanya bagi orang yg kebanyakan dan pada umumnya.
Jangan berharap alam kematian kita bahagia apalagi melihat kehidupan sekarang serba egois yg mendominasi di saat era kali yuga ini.

….
Semua pada sibuk mengurus kebutuhan rajas, tamas dan gunas.
Siang malam selalu berkeinginan kuat menjadi budak nafsu rajas, tamas dan gunas, sehingga kepribadian kita jauh dari sifat yang sesungguhnya manusia sebagai makluk paling istimewa paling mulia.

….
Karena hanya menjadi manusialah kita bisa langsung menyembah Tuhan Yang Maha Esa.
Berbahagialah kita dilahirkan jadi manusia dari pada ciptaan tuhan lainnya.

…..
KEHIDUPAN SUDAH DIGARISKAN SULIT DAN SUSAH OLEH TETUA MANUSIA BALI.
DARI 4 MACAM RITME KEHIDUPAN YAITU : SUKA, DUKA, LARA DAN PATI.

….
HANYA SEKALI SUKA YANG DI PEROLEH MANUSIA, SELEBIHNYA ADALAH PENDERITAAN.

….
INI BUKTI KEHIDUPAN MANUSIA TIDAK AKAN SELAMANYA BAHAGIA.
MARI GUNAKAN KEHIDUPAN INI SEBAIK MUNGKIN DAN BERGUNA BAGI PENGHUNI BADANMU YANG KELAK SEBAGAI BEKAL DI BAWA ALAM KEMATIAN.


BERSYUKURLAH MENJADI MANUSIA. RAHAYU SEMETON!


Sumber : Bujangga BALI

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.