Maya dan Ilusi Kehidupan Manusia

by -642 Views

Redsobek.com – Apabila ada seseorang yang bertanya kepada kita, apa agamamu?, lalu anda menjawab “saya adalah Hindu, Buddha, Yahudi, Katolik, Kristen, Muslim.

Ini adalah identifikasi jawaban yang keliru. Identitas asli manusia adalah “jiwa (jīva) dan anda adalah pengabdi / pelayan / penyembah / bhakta / hamba Tuhan”.

Maya dan Ilusi Kehidupan Manusia


“Semua kegiatan dan konsep kehidupan disebabkan oleh pengaruh māyā (ilusi). Dalam ketidaktahuannya sendiri, ia tertipu oleh identifikasi palsu dengan keliru menganggap identitas badan sebagai identitas yang asli.
.
Permasalahan kita adalah bahwa kita lupa akan identitas yang asli sebagai jīva yang berbeda dengan badan dan sebaliknya kita justru menyamakan diri kita dengan badan.

Jika seseorang dilahirkan di Amerika maka dia menganggap dirinya adalah orang Amerika, jika dia lahir sebagai Hindu dia menganggap dirinya adalah orang Hindu dan sebagainya.
.
Kita juga menyamakan diri kita menurut jenis kelamin, ras, keimanan, status sosial, dan sebagainya. Tetapi semua paham ini hanya berlaku untuk badan material saja.

Badan material adalah hasil dari interaksi dari 3 sifat alam material dan telah ditakdirkan akan mengalami kehancuran.

Karena itu, sikap merangkul semua itu dengan menganggapnya sebagai identitas sejati kita., menyebabkan kita lupa pada Tuhan dan hubungan kita pada-Nya (sebagai percikan-Nya) dan melihat diri kita sebagai penikmat tersendiri atas alam material milik-Nya.

Itulah Maya dan Ilusi Kehidupan Manusia. Kita harus ingat meskipun kita (makhluk hidup) superior terhadap alam (prakṛti) namun kita tunduk kepada Tuhan.


Cara Tuhan menyayangi bukan dengan meringankan masalah, tapi dengan menguatkan jiwa sehingga sehebat apapun masalahnya kita tetap bertahan dan tak menyerah.

Cara Tuhan menyayangi bukan dengan mengurangi beban yang kita pikul, tapi dengan mengokohkan pundak sehingga kita mampu memikul beban yang diberikan.

Tuhan memiliki cara menyayangi kita mungkin tidak dengan memudahkan jalan menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kita sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuat kita semakin berkesan dan istimewa.

.

=> Perjalanan Mati Suri Seorang Sulinggih

=> Makna Surga & Neraka Menurut Agama Hindu

.

Hidup itu…
Ada masalah supaya kita punya kekuatan.
Ada pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras.
Adanya air mata supaya kita tahu merendahkan hati.
Ada celaan supaya kita tahu bagaimana cara menghargai.
Ada tertawa supaya kita tahu mengucap syukur.
Adanya senyum supaya tahu kita punya cinta.
Ada orang lain supaya tahu kita tidak sendiri.

Beberapa luka tidak diciptakan untuk sembuh, tidak pula untuk menetap.

Jika kita berakhir dengan keikhlasan, kita akan lahir menjadi cahaya dan itu adalah hadiah terindah dari Tuhan.

Melihat ke atas kita semangat untuk maju.

Melih4t ke bawah kita bersyukur untuk hidup kita.

Melihat ke kiri dan kanan kita bahagia bisa hidup bersama orang yang kita cintai dan sayangi.

Semoga kita semua diberikan keselamatan, kesehatan, kekuatan, kesabaran dan berkah yang melimpah.

Ingat dunia ini hanya kilatan Maya dan Ilusi Kehidupan Manusia saja. Tetap semangat, sehat dan sukses selalu untuk sahabat-sahabat terkasih.

Narasi: BK8bali.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.